Banner Jambore Bahasa dan Sastra Nasional 2011
Di atas kertas ini, aku akan menceritakan tentang perjalananku mengikuti Jambore Bahasa dan Sastra Nasional 2011 akhir bulan November hingga awal Desember kemarin. Ini adalah perjalanan yang luarbiasa menurutku.
Aku bersama 12 wakil DIY lainnya, yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, pemuda dan Balai Bahasa Yogyakarta (harusnya 14, tapi Kepala Balai Bahasa berhalangan untuk mendampingi) pukul 11:00 WIB siang tanggal 28 November berkumpul di Bandara Adisucipto. Pesawat lepas landas pukul 12:15 WIB. Perjalanan dari Yogya ke Jakarta sekitar 48 menit. Itu adalah pengalaman naik pesawat pertamaku dan gratis.
Setelah sampai di Bandara Soekarno Hatta, kami langsung masuk ke bus yang sudah disediakan Pusat Bahasa. Dan yang menjadi kejutan adalah setelah perjalanan bus 1,5 jam, kami tiba di tempat kegiatan: Bumi Perkemahan Cibubur! KEMAH!
Ya, ini adalah kemah bahasa dan sastra. Tidak ada outbond maupun kegiatan tali menali atau kah senam tongkat. Jambore ini benar-benar bahasa!
Peserta kegiatan tersebut 1000 orang, berasal dari 33 provinsi, dan pembagian tendanya pun tidak berdasarkan kontingen, melainkan dicampur. Aku mendapat tenda Bangsa nomor A3 bersama kawan dari daerah: Jawa Tengah, Maluku, Bengkulu, Aceh, Samarinda, Balikpapan dan Palembang. Ya, aku mendapat 7 teman baru di tenda ini.
Kegiatan selama jambore antara lain merumuskan kebudayaan asli masing-masing daerah berupa peribahasa dan presentasi. Salah satu pembicaranya adalah Mbah Sudjiwo Tedjo yang sangat nyentrik pembawaannya. Malamnya, setelah kegiatan aku sering bersama teman kontingen, tidur di teras masjid karena waktu itu hampir setiap malam hujan. Sabtu pagi, 3 Desember 2011 kami pulang ke daerah masing-masing setelah malamnya ditutup dengan api unggun. Rasa haru merebak dimana-mana.
Itu benar-benar perjalanan jambore yang sangat berkesan bagiku, terimakasih telah mengenalkan kepadaku banyak sekali kearifan lokal di setiap daerah bagian NKRI dalam wadah Jambore ini.
Teman satu tenda :D
Teman-teman 1 kontingen: Daerah Istimewa Yogyakarta
Beberapa kenangan Jambore: Tix Pesawat, Goodie Bag, Api Unggun.
2 Hari terakhir diguyur hujan lebat, orang tenda Bangsa ngungsi di pendopo. Bener-bener momen yg ga bisa dilupakan.



17:42:00
Aef Dwriter


















